TON 618 adalah quasar yang sangat jauh dan sangat bercahaya secara teknis, garis yang sangat tebal, penyerapan yang luas, quasar terletak di dekat Kutub Galaksi Utara di konstelasi Canes Venatici. Ini berisi lubang hitam paling masif yang diketahui, dengan massa 66 miliar MATAHARI. berjarak     3.18 Gpc (10.4  giga tahun cahaya)

Karena quasar tidak dikenali sampai tahun 1963,  sifat dari objek ini tidak diketahui ketika pertama kali dicatat dalam survei tahun 1957 tentang bintang-bintang biru yang pingsan (terutama kurcaci putih) yang terletak jauh dari pesawat Bima Sakti. Pada pelat foto yang diambil dengan teleskop Schmidt 0,7 m di Observatorium Tonantzintla di Meksiko, tampak "jelas ungu" dan terdaftar sebagai nomor 618 dalam katalog Tonantzintla.

Pada tahun 1970, sebuah survei radio di Bologna menemukan emisi radio dari TON 618, menunjukkan bahwa itu adalah quasar.  Marie-Helene Ulrich kemudian memperoleh spektra optik TON 618 di Observatory McDonald yang menunjukkan garis emisi khas quasar. Dari pergeseran merah garis, Ulrich menyimpulkan bahwa TON 618 sangat jauh, dan karenanya merupakan salah satu quasar paling bercahaya yang dikenal.
Lubang hitam ultramassive

Sebagai quasar, TON 618 diyakini sebagai cakram akresi gas panas yang berputar-putar di sekitar lubang hitam raksasa di pusat galaksi. Cahaya yang berasal dari quasar diperkirakan berumur 10,4 miliar tahun. Galaksi di sekitarnya tidak terlihat dari Bumi, karena quasar itu sendiri mengalahkannya. Dengan magnitudo absolut −30,7, ia bersinar dengan luminositas 4 × 1040 watt, atau sebesar 140 triliun Matahari, menjadikannya salah satu objek paling terang di Alam Semesta yang dikenal.

Seperti quasar lainnya, TON 618 memiliki spektrum yang mengandung garis emisi dari gas pendingin lebih jauh dari cakram akresi, di wilayah garis lebar. Garis emisi dalam spektrum TON 618 sangat lebar,  menunjukkan bahwa gas bergerak sangat cepat; garis beta hidrogen menunjukkan bergerak sekitar 7000 km / s.  Karenanya lubang hitam pusat harus mengerahkan gaya gravitasi yang sangat kuat.

Ukuran wilayah garis besar dapat dihitung dari kecerahan radiasi quasar yang menerangnya.  Dari ukuran wilayah ini dan kecepatannya mengorbit, hukum gravitasi mengungkapkan bahwa massa lubang hitam di TON 618 adalah 66 miliar massa matahari. Dengan massa setinggi ini, TON 618 masuk ke dalam klasifikasi baru lubang hitam ultramassive.   Sebuah lubang hitam dari massa ini memiliki radius Schwarzschild 1.300 AU. atau sekitar 195 miliar km atau berdiameter 390 miliar km. Ukuran yang sangat massiv untuk ukuran lubang hitam. Sedangkan orbit pluto berdiameter kira2 12 Miliar kilometer itu artinya diameternya 32.5 kali orbit pluto, sehingga jika tata surya berada didekat lubang hitam ini tentu saja bakal ditelan mentah tanpa sisa, seperti anaconda makan seekor semut.

Jika bisa di gambarkan dibumi. Dalam perbandingan skala 1: 1000 Triliun Lubang hitam ini setara bola berdiameter 39 meter, sedangkan orbit pluto digambarkan sebagai lingkaran berdiameter 1,2 meter. 

Jika masih terlalu besar skalanya kita perkecil lagi menjadi 1:10.000 Triliun orbit pluto akan terlihat seperti bola sepak takraw atau diameternya 12 cm, Sedangkan lubang hitam ini menjulang setinggi hampir 4 meter atau setinggi tembok rumah.


Sebagai informasi sebutir kacang lubang hitam setara berat bumi tak heran jika lubang hitam super ini mempunyai massa 66 miliar kali massa matahari.


0 komentar:

Post a Comment