22:36
0

Sebagaimana telah dilaporkan dari detik.com telah terjadi kecelakaan yang menyebabkan sejumlah motor rusak parah dan 1 orang meninggal karena mobil yang nyelonong lepas kendali sebagaimana diberitakan oleh detik.com,Lapak penjual bakso bermotor yang mangkal di depan STIKES St. Elisabeth Semarang diseruduk mobil sedan Toyota Vios bernopol H 7581 TW berwarna hitam. Akibatnya, seorang pembeli bakso tewas dan tiga orang luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu mobil yang dikemudikan pria bernama Sunarno (77) tersebut lepas kendali ketika keluar dari basement parkir RS St. Elisabeth. Mobil tersebut melaju kencang dan pengemudi berusaha berbelok ke kiri, namun menabrak kerumunan orang yang sedang antre bakso."Mobilnya keluar parkir itu kecepatan tinggi. Saya di warung, lihat mobil kencang terus suara, brak! Dari arah samping," ujar saksi mata yang enggan disebutkan namanya, Selasa (31/1/2017).Mobil yang menabrak tukang bakso dan pelanggannya itu tidak berhenti melaju karena langsung menyeruduk pagar besi STIKES St. Elisabeth hingga masuk ke halaman, lalu menabrak dan menimpa lima sepeda motor yang diparkir.

"Setahu saya, yang tergeletak ada 4 orang, ada 1 tewas. Sopir mobilnya sudah tua, tapi nggak apa-apa," kata saksi lainnya, Bambang Untoro (34).Korban luka langsung ditolong warga yang berada di lokasi. Penjual bakso, Ali Sukendar, mengalami luka parah karena, selain tertabrak, ia tersiram kuah bakso panas. Sementara itu, korban luka yang harus dirawat berjumlah 3 orang."Korban empat orang. Dua luka berat, satu luka ringan, satu meninggal dunia. Korban luka ada di RS Elisabeth, korban meninggal kami bawa ke RSUP dr Kariadi," kata Kapolsek Candisari Iptu Dhayita Daneswari di lokasi kejadian.

Belum diketahui pasti penyebab mobil tersebut hilang kendali. Saat ini pengemudi dibawa ke Unit Laka Sat Lantas Polrestabes Semarang. Namun, menurut keterangan pengemudi, pedal gas tidak bisa dikendalikan saat kejadian."Kendaraan keluar dari basement setelah pengemudinya selesai terapi. Pengemudi merasa gasnya los. Tapi, untuk penyebab pastinya, kita belum tahu," tandas Dhayita.Selain mobil Vios yang mengalami rusak parah di bagian depan, ada empat motor yang posisinya ditimpa mobil di tempat parkir, yaitu Astrea Supra H 2490 Z, Supra Fit H 6649 JH, Vario B 3463 KEZ, dan Mio H 4892 WC. Ada juga tiga motor yang rusak karena ditabrak, yaitu motor penjual bakso, Supra X H 2904 JZ, dan dua motor lainnya, yaitu Scoopy K 6055 WS dan Mio H 2773 ER.Kecelakaan itu tidak menimbulkan kemacetan. Saat ini mobil sudah diderek dan motor-motor juga dibawa sebagai barang bukti.(detik.com)


 Kondisi Terkini
 
Juga baru-baru ini diberitakan dari Suaramerdeka.com,

penyidik Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang menetapkan Sunarno (77), sopir Toyota Vios H-7581-TW sebagai tersangka. Sebelumnya, mobil yang dikemudikan Sunarno terlibat kecelakaan dengan gerobak bakso, dan delapan kendaraan di depan Stikes Elisabeth Jalan Kawi, Candisari, Selasa (31/1/17).
Kejadian tersebut mengakibatkan satu orang tewas yakni, Septia Widyarini (32). ”Yang bersangkutan (sopir Vios) sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Itu sesuai dengan hasil pemeriksaan yang kami lakukan,” kata Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Efendi, Rabu (1/2/17).Meski sudah berstatus tersangka, lanjut dia, pihaknya tidak menahan pria lanjut usia tersebut. ”Karena pertimbangan kemanusian, yang bersangkutan tidak kami lakukan penahanan,” ujarnya.

Pertimbangan lain, Sunarno juga masih harus menjalani perawatan medis terkait penyakit komplikasi yang dideritanya. ”Sudah satu tahun sakit komplikasi, ini masih dalam perawatan,” jelasnya.Kanit Laka Polrestabes Semarang AKP Sugito menambahkan, sebelum kecelakaan tersebut pensiunan pejabat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah itu bersama istrinya, Winarni (76), hendak pulang ke rumahnya di Jalan Menoreh, Sampangan, usai menjalani terapi rutin di Rumah Sakit Elisabeth. Namun, saat berada di pintu keluar tiba-tiba mobil melaju kencang dan kehilangan kendali.

Masih Dirawat

”Saat mengemudi, kondisi kesehatan yang bersangkutan tiba-tiba drop. Penglihatannya tiba-tiba gelap dan tahu-tahu mobil sudah berhenti di tengah pagar Stikes Elisabeth. Dia juga baru sadar kalau sudah menabrak orang dan kendaraan,” papar Sugito.Ia menjelaskan, kecelakaan tersebut berawal ketika mobil Vios menabrak sepeda motor yang melintas di lokasi, kemudian menghantam gerobak bakso yang menggunakan sepeda motor dan para pembelinya, termasuk korban tewas. Mobil baru berhenti setelah menabrak pagar Stikes, hingga menghantam empat sepeda motor milik mahasiswa. ”Itu kronologis yang kami himpun. Terkait kejadian itu, sopir mobil juga meminta memaaf,” ujarnya. Sementara itu, kondisi para korban yang dirawat di Rumah Sakit Elisabeth berangsur membaik.

Ali Sukendar (42), penjual bakso yang tadinya sempat tak sadarkan diri lantaran bagian punggung dan tangan melepuh lantaran terkena kuah panas sudah sadar. Empat korban lainnya termasuk Puji Rahayu (22), karyawan rumah sakit itu masih menjalani perawatan secara intensif. ”Mereka dirawat di ruang Magdalena Daemen dan Vincentius. Secara keseluruhan kondisinya mulai membaik. Untuk Pak Ali Sukendar, hari ini (Rabu, 1/2) pukul 14.00 menjalani operasi rekontruksi kulit,” ungkap Kepala Humas RS St Elisabeth Semarang, Probowatie Tjondronegoro, kemarin.Adapun, lanjut dia, total korban yang dirawat sebelumnya ada enam orang. ”Satu orang meninggal, satu orang rawat jalan dan empat masih dalam perawatan,” jelasnya.Probo mengemukakan, Sunarno dan istrinya, Winarni menjadi pasien di rumah sakit tersebut dan sedang menjalani terapi. ”Ya keduanya sedang terapi. Keduanya memang mandiri meski sudah berusia lanjut, semangat dan tenaga mereka masih bugar. Kalau terapi mereka datang sendiri tak pernah diantar,” jelasnya. (suaramerdeka)

0 komentar:

Post a Comment