23:54
0

Ada ada saja kelakuan maling motor jaman sekarang yang bikin gerah masyarakat, yang kemarin berani menembak mati pemiliknya karena gagal sekarang maling motor pura-pura shalat buat curi motor sebagaimana dilansir dari okezone.com,  Modus pencurian sepeda motor yang dilakukan tersangka Hasrul Juanda (22) terbilang unik. Terlebih lagi, ia berpura-pura menjadi jemaah salat di masjid. Namun ketika gerakan sujud, ia keluar barisan dan membawa kabur sepeda motor di parkiran masjid.Alhasil, aksi warga  Desa Maur, Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumsel ini kena karmanya. Dia kepergok olah polisi patroli dan menjebloskannya ke penjara Polres Lubuklinggau.


Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Ali Rojikin, Minggu (29/1/2017)  mengatakan, tersangka diciduk oleh polisi patroli, pada 27 Januari lalu di masjid agung Al Bar Lubuk Linggau. "Dia terlihat mendorong motor sambil celingak-celinguk keluar dari masjid, saat jemaah sedang sholat subuh. Kebetulan ada petugas patroli melintas, curiga dengan gerak-gerik tersangka," katanya.Setelah digeledah, tersangka tidak bisa menunjukkan surat menyurat sepeda motor tersebut. Juga ditemukan senjata tajam serta kunci T yang digunakan tersangka untuk mencuri motor."Saat ini tersangka telah diamankan di tahanan Polres, guna proses hukum lebih lanjut," sambungnya.

Modus yang dilakukan tersangka, lanjut Kasat Reskrim, Dia pura-pura menjadi jemaah salat dan sengaja memilih shaf paling belakang. "Saat jemaah  sedang melakukan gerakan sujud, tersangka keluar barisan dan melarikan motor jemaah sholat di parkiran masjid," jelas Ali.Aksi keluar daru barisan sholat dan melarikan motor ini, sudah berkali-kali dilakukan tersangka di berbagai masjid kawasan Lubuk Linggau. "Menurut pengakuannya sudah tiga kali hingga akhirnya tertangkap," tandasnya.

Juga berita serupa diliput dari Tribunnews,

Hasrul Juanda (22) satu dari dua pelaku spesialis pencuri kendaraan bermotor yang selalu meresahkan masyarakat kota Lubuklinggau berhasil di bekuk jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Mapolres Lubuklinggau pada hari Jumat (27/1) sekira pukul 05.00 WIB.Warga Desa Maur Kampung I, Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini, dibekuk saat akan menggasak motor salah satu jamaah masjid Al-Baari, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.Selain itu petugas juga mengamankan Barang Bukti (BB) satu bilah pisau dan satu buah kunci T yang diduga digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya.‎

Berdasarkan informasi dihimpun kejadian bermula saat petugas melakukan patroli sekira pukul 05.00 WIB diseputaran masjid Al- Baari. Saat sedang patroli petugas melihat Hasrul masuk ke dalam masjid ikut salat subuh berjamaah.Ketika melihat Hasrul petugas sudah menaruh curiga, karena berbeda dari jamaah lainnya. Kecurigaan petugas ternyata benar, karena tak berapa lama saat sedang sujud, tiba-tiba Hasrul meninggalkan shaf salat menuju ke tempat parkir sepeda motor.Saat akan menjalankan aksinya petugas yang sudah mengintai Hasrul langsung menyuruhnya berhenti dan langsung melakukan penggeledahan, hasil penggeledahan badan Hasrul petugas menemukan satu bilah pisau yang berada di pinggang dan satu buah kunci T yang tersimpan di jahitan baju bagian bawah baju miliknya

Usai diamankan Hasrul langsung di gelandang ke Mapolres Lubuklinggau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan untuk pengembangan lebih lanjut.Di hadapan petugas Hasrul mengakui perbuatannya, bahkan ia mengaku telah beberapa kali melakukan aksi curanmor bersama rekannya Welko yang saat ini berstatus (DPO) ditempat yang berbeda-beda."Kami pernah melakukannya di Jln, Kemang l RT 07, Jln, Yos Sudarso, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur l, Warnet Warior Jln Yos Sudarso, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur ll, jln Kemuning Lintas komplek Perumdam RT.05, kelurahan Puncak kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara ll, terakhir Depan hotel Masesa Jln, Garuda Kecamatan Lubuklinggau barat ll," ungkapnya dihadapan petugas.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kasatreskrim Mapolres Lubuklinggau AKP Ali Rajikin di dampingi Kanitreskrim IPTU Hendrawan membenarkan penangkapan tersebut"Tersangka diamankan saat sedang menjalankan aksinya. Pelaku pura-pura ikut salat, ketika sedang sujud pelaku keluar dan coba mengambil motor salah satu jemaah, tapi anggota kita sigap. Sebelum tersangka beraksi langsung kita amankan," ucapnya.

Juga berita lainnya dari Sriwijaya post,

Anggota Satreskrim Polres Lubuklinggau yang sedang patroli diseputaran Masjid Al-Baari, pada Jumat (27/1/2017) sekitar pukul 05.00 subuh, melihat seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. ‎Pria itu kemudian masuk kedalam mesjid yang terletak persis diseberang Mapolres Lubuklinggau tersebut dan sempat ikut shalat subuh berjamaah.Ketika jamaah sedang sujud, pria yang belakangan diketahui bernama Hasrul Juanda (22) warga Desa Maur, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, itu tiba-tiba meninggalkan shaf lalu keluar dari dalam mesjid. Ia bergegas menuju parkiran motor dan mencoba mengembat sepeda motor milik salah seorang jamaah.

Namun, aksinya gagal ketika anggota yang sejak awal mengamati gerak‎-geriknya, langsung menghentikannya. Anggota kemudian melakukan penggeledahan, dan menemukan sebilah senjata tajam di pinggangnya dan satu buah kunci T yang tersimpan di jahitan baju bagian bawah."Tersangka ditangkap di halaman parkir masjid Al Baari, Lubuklinggau, Jumat (27/1/2017) sekitar pukul 05.00 WIB.‎ Modusnya pura-pura ikut shalat berjamaah, lalu mencoba mencuri motor diparkiran mesjid. Tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Lubuklinggau‎," ungkap Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga, melalui Kasat Reskrim, AKP Ali Rojikin, Minggu (29/1/2017).

Dilanjutkan, dari hasil interogasi, tersangka juga terlibat dalam tiga kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di tiga lokasi berbeda, bersama rekannya berinisial Wk (DPO).‎ Yaitu Curanmor di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I pada 22 Desember 2016 sekitar pukul 01.00 WIB, dengan korban Rahmat Hidayat (38), warga Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur l. Kerugian yakni satu unit sepeda motor vega ZR BG 5340 HS.Selanjutnya, aksi curanmor‎ di Warnet Warior, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tabajemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur ll, pada 25 Desember 2016 sekitar pukul 21.00 WIB. Korbannya adalah Prio Jadmiko (22), warga Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara ll, dengan kerugian satu unit sepeda motor Yamaha Vixion BG3461BQ.‎
Kemudian aksi curanmor didepan Hotel Masesa, Jalan Garuda, Kecamatan Lubuklinggau Barat ll, pada bulan Agustus 2016. Kerugian yakni sepeda motor vega R warna merah.

ckckck... makin parah saja kelakuan maling jaman sekarang




0 komentar:

Post a Comment