20:51
0
seperti diberitakan dari okezone.com, salah seorang tester otomotif dari okezone berkesempatan menjajal Versys-X 250 standar atau city version. Perbedaan paling mencolok antara Versys-X 250 versi standar dan tipe tourer adalah tidak dilengkapi dengan painner atau boks samping. Di samping itu, motor Versys-X 250 untuk penggunaan sehari-hari itu juga tidak menggunakan rem ABS. Tanpa boks, diharapkan bisa mengeksplorasi kelincahan motor ini. Rute yang dipilih untuk test ride merupakan jalur aspal sepanjang sekira 13 kilometer, namun ada beberapa titik jalan yang rusak.

Sebagaimana diketahui, Versys-X 250 mengusung mesin 249 cc dua silinder yang juga digunakan pada model Ninja 250 RR. Namun ada perubahan setting pada mesin untuk menyesuaikan dengan genre motor sebagai tunggangan adventure atau motor semi offroad. Perubahan yang paling jelas adalah kemampuan torsinya ditingkatkan yakni 21,7 nm pada 10 ribu rpm. Semantara tenaga yang dihasilkan adalah 34 ps pada 11.500 rpm. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui sistem transmisi enam percepatan.

"Kalau melewati jalan rusak, hajar saja. Tidak perlu dipelankan". Demikian Head of Sales and Promotions Department Kawasaki Motor Indonesia (KMI), Michael Chandra Tanadhi, membuka pembicaraan kepada wartawan sebelum test ride Kawasaki Versys-X 250 di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis 22/ Februari 2017.Dengan menjajal Versys-X 250 tanpa boks, diharapkan bisa mengeksplorasi kelincahan motor ini. Rute yang dipilih untuk test ride merupakan jalur aspal sepanjang sekira 13 kilometer, namun ada beberapa titik jalan yang rusak.

Saat pertama mendudukinya, kesan pertama sebagai motor adventure sangat kentara. Hal ini bisa dirasakan posisi riding dengan tangan agak ke atas dan posisi badan bisa tegak.Sementara saat dicoba di rute tahap pertama, yakni dengan karakter cenderung lurus dan menurun, motor ini cukup memenuhi ekspektasi. Perpindahan gigi dari level satu dan seterusnya dijawab dengan responsif oleh Versys-X 250.Lalu, di tahap kedua adalah jalan menanjak banyak dengan tikungan tajam. Di bagian ini kestabilan dan handling motor sangat menentukan.

Meski Versys-X 250 bertatus motor adventure, namun saat dipacu dengan kecepatan 50 kilometer per jam di jalan menanjak dan menikung, motor masih bisa diajak merebah bak tunggangan sport full fairing. Pada bagian ini, sekilas identitasnya sebagai motor adventure terabaikan. Lalu bagaimana dengan suspensi dan bagian kaki-kaki lainnya? Benar saja, ketika Okezone memaksa motor ini melibas jalan berlubang dengan kecepatan tinggi, kestabilannya tetap terjaga.Michael menjelaskan, Versys-X 250 didesain sebagai motor adventure spesialis rute onroad dan semi-offroad. Karena itu, motor ini diandalkan untuk digunakan touring jarak jauh. Semua spesifikasi motor pun diarahkan untuk ke sana.

Berapa harga motor ini

Motor pesaing Honda CRF Rally 250 ini dibandrol dengan harga 62 juta, selisih 1 jutaan dengan honda CRF Rally, Namun mesin motor ini sudah 2 silinder dibandingkan honda yang single silinder merupakan mesin dari CBR 250 R lama, tapi tampilan lebih offroad honda CRF Rally kalau motor ini lebih mirip sport naked daripada adventure.

0 komentar:

Post a Comment