05:03
0


 
Seperti dilaporkan dari wartabromo.com, akibat melakukan tindakan kriminal, satu dari lima orang kawanan begal ditangkap warga di Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, tewas dihajar massa usai melakukan aksinya di Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kamis (23/2/2017) sore.Imformasi yang dihimpun wartabromo.com, satu dari pelaku kawanan begal tersebut berhasil ditangkap warga saat akan melarikan diri setelah merampas motor milik warga Irfan (28), warga Dusun Kajar Kuning Kedawung, Kecamatan Grati, yang dipepet dan dirampas motornya.

Kejadian bermula saat korban sedang jalan-jalan menggunakan motor vario miliknya. Kemudian dari belakang muncul kawanan begal yang membawa sajam langsung membacok dan merampas motor korban.Korban yang motornya diambil motornya lantas berteriak dan meminta pertolongan warga sekitar. Korban bersimbah darah lantaran kena bacokan dan dilarikan ke Puskesmas setempat.Sementara warga yang berada dilokasi langsung mengejar kawanan begal dan berhasil menangkap salah satu dari begal tersebut di Desa Watestani Kecamatan Nguling.

“Warga sempat melakukan pengejaran terhadap kawanan begal itu dan akhirnya warga berhasil menangkap salah satu begal,” kata Kapolresta Pasuruan AKBP Rizal Martomo saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut.Warga yang geram karena tersangka yang sadis saat beraksi itu, langsung menghajar tanpa ampun begal yang tertangkap tersebut.“Warga yang marah langsung menghakimi begal tersebut hingga akhirnya tewas,” ungkapnya saat ditemui di kamar jenazah RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan.(wartabromo)

Identitas Pelaku Begal Tewas

Seperti diliput dari kabarpass.com, diketahui, Identitas pelaku begal yang tewas dimassa di Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan pada Kamis (23/02/2017) kemarin akhirnya terungkap. Pelaku diketahui bernama Sarto, (40), warga Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.
Terungkapnya identitas pelaku begal yang tewas tersebut, diketahui setelah adanya salah satu keluarga dari begal yang tewas itu datang ke RSUD dr.R.Soedarsono Kota Pasuruan, untuk melakukan penjemputan jenazah.Pantauan Kabarpas.com, sejumlah keluarga korban begal yang datang ke kamar mayat Rumah Sakit Purut (dr.R.Soedarsono Kota Pasuruan) itu, didampingi oleh Kepala Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Serta didampingi oleh beberapa orang petugas kepolisian.
“Memang kami sebelumnya sempat mendengar kabar dari petugas ada begal tewas dimassa. Namun, kami susah untuk mengenali wajahnya yang sudah penuh dengan lumuran darah,” kata Hasan Efendi, Kepala Desa Sumberkare kepada Kabarpas.com, saat ditemui di Kamar Mayat RSUD dr.R.Soedarsono, Kota Pasuruan, Jumat (24/02/2017).

Kendati sempat ragu lantaran tak mengenali wajah Sarto. Namun, Hasan kemudian mendapatkan ciri-ciri dari keluarga Sarto. Selanjutnya, Hasan langsung menindaklanjuti ke petugas kepolisian bahwa begal yang tewas dimassa itu adalah warganya sendiri bernama Sarto. “Usai ada keterangan dari keluarga tentang ciri-cirinya. Ternyata benar itu Sarto,” imbuhnya.Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang pelaku begal motor tewas mengenaskan usai dimassa. Pelaku sebelumnya beraksi di pertigaan Desa Semedusari, Kecamatan Lekok. Namun, oleh warga kemudian dikejar hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan dimassa di Desa Watestani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, saat itu kawanan begal motor ini usai merampas motor Vario milik Ikhwan Mahadi, (28), warga Kajar Kuning, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Korban yang saat itu mengendarai motor sendirian, tiba-tiba di tengah perjalanan dibacok oleh para pelaku dan kemudian dirampas motornya.
 

0 komentar:

Post a Comment